PAKUBALAHO — Pemerintah Kecamatan Bontotiro terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Camat Bontotiro, Hj. Andi Endang HD, S.Sos, M.Si, turun langsung mendampingi kegiatan Posyandu Era Baru di Desa Pakubalaho guna memastikan optimalisasi layanan kesehatan bagi ibu Hamil, Baliata, hingga orang tua lanjut usia (lansia), Jumat(18/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Era Baru, Desa Pakubalaho, ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Kehadiran Camat Bontotiro didampingi oleh sejumlah pejabat dan unsur lintas sektor, di antaranya Kepala KUA beserta Ibu KUA Kecamatan Bonto Tiro, Ibu Persit, Kepala Puskesmas, Babinsa, Kepala Desa Pakubalaho, Kepala Dusun, serta Ketua TP PKK Desa Pakubalaho bersama para kader.
Dalam arahannya, Hj. Andi Endang HD,S.Sos. M.Si menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi. Posyandu bukan sekadar tempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan semata, melainkan wadah strategis pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Ia juga mengingatkan bahwa titik berat pelayanan posyandu kini mencakup seluruh siklus hidup manusia.
“Posyandu bukan sekadar tempat mendapatkan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga pusat informasi dan pelayanan terpadu bagi masyarakat. Saat ini, titik beratnya bukan lagi hanya terhadap balita dan ibu hamil, tapi sudah mencakup seluruh siklus hidup, termasuk juga para orang tua dan lansia. Kita ingin memastikan kesehatan warga terjaga dari usia dini hingga usia senja,” ujar Hj. Andi Endang HD. S.Sos.M.Si
Rangkaian kegiatan Posyandu Era Baru ini diisi dengan berbagai pelayanan kesehatan terpadu yang sangat menarik. Mulai dari senam lansia yang diikuti dengan penuh semangat oleh para Lansia , pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, hingga pemantauan dan pemeriksaan tumbuh kembang balita.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga Desa Pakubalaho. Sejak pagi, warga tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi pelayanan bersama buah hati dan orang tua lansia mereka demi memeriksakan kesehatan secara berkala.
Melalui pendampingan ini, sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, KUA, TNI (Babinsa dan Persit), pihak puskesmas, serta kader PKK diharapkan mampu terus meningkatkan kesadaran serta derajat kesehatan masyarakat di Desa Pakubalaho secara menyeluruh.( Hr. Djufri)