Camat Bonto Tiro Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Percepatan PBB yang Baru Capai 47 Persen

BONTO TIRO — Camat Bonto Tiro memimpin apel gabungan yang dilaksanakan di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Bonto Tiro.(21 -09- 2026.   Apel tersebut dihadiri seluruh kepala desa dan lurah, Kepala KUA, unsur BPD, para kepala dusun, serta jajaran lintas sektor di wilayah Kecamatan Bonto Tiro.Capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Bonto Tiro yang baru menyentuh 47 persen menjadi perhatian Camat Bonto Tiro Hj. Andi Endang HD, S.Sos, M.Si. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Bonto Tiro.

Apel gabungan tersebut dihadiri para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Bonto Tiro, Kepala KUA, unsur BPD, para kepala dusun, serta jajaran lintas sektoral.

Dalam amanahnya, Hj. Andi Endang  menegaskan perlunya langkah bersama untuk mempercepat realisasi PBB. Ia meminta seluruh jajaran, khususnya pemerintah desa dan kelurahan, lebih aktif mendorong masyarakat memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

“Progres PBB kita baru 47 persen. Ini perlu menjadi perhatian bersama. Kita harus bergerak dan mendorong percepatan agar capaian PBB bisa terus meningkat,” tegasnya.

Menurut Hj. Andi Endang, peningkatan realisasi PBB bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat pemerintahan hingga tingkat desa, kelurahan dan dusun.

Ia berharap koordinasi yang lebih intensif dapat dilakukan sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti dan capaian PBB di Kecamatan Bonto Tiro mengalami peningkatan.

Selain persoalan PBB, Camat Bonto Tiro  juga menekankan kesiapan menghadapi Jambore Pelayanan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bonto Tiro.

Kegiatan tersebut akan menjadi agenda yang melibatkan berbagai organisasi, perangkat pemerintahan dan unsur lintas sektoral. Seluruh organisasi dan perangkat dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Hj. Andi Endang mengajak seluruh kepala desa dan lurah bersama jajaran lintas sektoral untuk mempersiapkan diri dan membangun kolaborasi agar pelaksanaan Jambore Pelayanan dapat berlangsung sukses.

“Mari kita bersama-sama mempersiapkan dan menyukseskan Jambore Pelayanan. Semua organisasi dan perangkat akan hadir di Bonto Tiro. Karena itu, kita harus membangun kolaborasi dan melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Bonto Tiro untuk ikut mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Apel gabungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan serta lintas sektoral untuk memperkuat koordinasi. Di satu sisi, percepatan realisasi PBB menjadi perhatian yang perlu segera didorong, sementara di sisi lain seluruh jajaran diminta memastikan persiapan Jambore Pelayanan berjalan maksimal.

Dengan sinergi seluruh unsur pemerintahan dan dukungan masyarakat, Kecamatan Bonto Tiro diharapkan mampu meningkatkan capaian PBB sekaligus menyukseskan agenda Jambore Pelayanan yang akan datang. ( Hr )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *